Senin, 08 Juni 2009

IMF Prediksi Ekonomi Indonesia 2009 cuma Tumbuh 2,5 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan menjelaskan, menurut prediksi IMF terbaru, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2009 hanya mencapai 2,5 persen.

"Angka IMF yang terakhir ekonomi dunia akan -1,3%. Artinya, PDB dunia akan menciut sebesar 1,3%. Di antara negara-negara yang menciut ekonomi itu salah satunya Amerika Utara dan Eropa. Triwulan IV 2009, AS kontraksinya 2,6%, Inggris -4,1%, kawasan Asia 4,3%, Singapura, negara tertangga terdekat, -11,5%. Jadi, kasihan Singapura," urainya di Jakarta, Jumat (15/5).

Di antara negara-negara yang pertumbuhan ekonominya dianggap masih tumbuh positif umumnya ada di kawasan Asia. Rusman menjelaskan, negara-negara Asia yang pertumbuhannya masih positif adalah China yang diperkirakan masih di atas 6%, India sekitar 5%, Vietnam sekitar 3,3%, dan Indonesia. IMF memperkirakan perekonomian tertinggi untuk Indonesia pada 2009 hanya 2,5%.

"Di Asia ini, ada kinerja ekonomi yang baik yang ditunjukkan Vietnam dan Indonesia. Yang lain Malaysia, Filipina, Thailand mengalami kontraksi atau minus pertumbuhan ekonominya," papar Rusman.

Bagaimana dengan Indonesia? Perekonomian RI yang diukur berdasarkan PDB pada triwulan I 2009 nilainya Rp1.300,3 triliun, harga konstan 2000 sebesar Rp527,3 triliun.

Dengan asumsi inflasi terhadap gerakan ekononi yang terjadi pada 2009, PDB tahun ini akan berada di sekitar Rp5.500-5700 triliun. Jika inflasi di bawah 6% maka PDB 2009 bisa Rp5.500 triliun. Di atas itu, PDB akan semakin besar.

Tidak ada komentar: